Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 April 2021

Knowledge and Turbulance

Hi there!

This is my first post in 2021, although its april already 😂

Just got inspiration from a crime documentary film in Netflix "Why did you kill me"

It's really heartbroken to see how you can be a wrong person in wrong place at the wrong time and ended up death. How far "revenge" can drive you to do irrational thing which made you deft to your conscience and made you took a decision with irreversible consequences for the rest of your life.

I wrote about grudge a few years back and how it could differ me to feel happy and joy in my life. Looking for outside validation and/or somethings to be happened so that we can feel happy is not sustainable way to live the life. 

Therefore, Im learning ways to prevent the situation to grow from dissatisfaction to grudge or even make me seeking for revenge.  I learn to deal with my burst of emotion and be sensible that not all dissatisfaction should end-up be forgiven right away. It took a process to deal with the turbulance.

I found that doing reflection from time to time can help me to see thing clearer and know. Instead of just lashing it out or ranting around, I learnt to cope with my anger and dissatisfaction through writing my thoughts and labeling my feelings. Or even, when people asking for my responses, sometimes I can be blunt and says "I dont know what to do now and what I expect you to do for me. Let's rest it for a night and I will get back to you later"

By knowing myself better, what is my mental state, what make me happy, what make me tick and how it impacts me, it help me to deal (or even thrive) during this uncertain time and be more level headed with life

Like John F. Kennedy said "In a time of turbulence, it is more true than ever that knowledge is power"

so then, be the force of knowledge to conquer the turbulence 💪

Minggu, 25 Maret 2012

why i never be good enough ?

Why i never be good enough for you?
i always try my best to make you proud of me
I always try to help you with all of this domestic stuff.
I always follow ur rules
I always be there listen all ur shits
but why?
Why i never be good enough for you?
Atau mungkin lebih tepatnya
Why you never be proud of me?

Minggu, 27 November 2011

Never ending learner

Sewaktu saya kecil, saya bercita-cita menjadi seorang dokter. Cita-cita tersebut bertahan cukup lama hingga saya lulus SMA. Bahkan saya rela menunggu atau postpone dari dunia akademis demi untuk mencoba SPMB di tahun depannya. Itu bukanlah hal yang mudah, karena kebanyakan orang Indonesia begitu lulus SMA langsung kuliah atau bekerja. Ketika saya "hanya" bimbel untuk persiapan SPMB tahun depannya, banyak orang yang beranggapan jelek dan cenderung meremehkan. Tapi yah, namanya juga cita-cita yah. hhahahahaha

Cukup besar usaha yang saya lakukan demi untuk masuk FKUI (tempat impian saya). Saya tidak hanya mengikuti satu bimbel bahkan dua!. Tidak cukup itu, saya juga ikut privat untuk les inggris, matematika bahkan bahasa indonesia! (hahahaha). Namun, seiring berjalannya waktu, saya melihat bahwa nilai TO saya masih kurang cukup untuk masuk FKUI. Lalu kemudian ibu saya menyarankan untuk masuk management di FEUI. Pada saat itu, saya benar-benar tidak memiliki gambaran akan jadi apa saya nantinya, pelajaran apa yang akan saya pelajari dan pekerjaan apa yang akan saya lakukan dimasa depan. Tapi kemudian, toh saya tetap memilih jurusan tersebut ketika UMB (sungguh anak yang tidak memiliki cita-cita,hahahha).

Alhamdulilah kemudian saya diterima di jurusan ini, kalau kata ibu saya "udah ta yang penting kamu kuliah aja, ntarnya mau kerja apa, pasti nanti Tuhan kasih jalan". Di manajemen kami disuruh memilih konsentras apa yang akan saya ambil. Ada empat pilihan konsentrasi yaitu Keuangan, Pemasaran, SDM dan Operasi. Saya memilih untuk mengambil jurusan pemasaran. Alasan saya memilih ini juga cukup dangkal, karena setiap minggu pagi saya suka menonton acara properti yang disponsori oleh Agung Sedayu group. Acara tersebut dibintangi oleh Fenny Rose dan Seorang tante2 cantik yang merupakan manajer pemasaran dari Agung Sedayu grup. Sejak itu, saya memutuskan untuk masuk pemasaran agar saya bisa masuk tivi seperti tante tersebut HAHAHAHAHA

Tuhan memang sangat baik, ternyata di pemasaran saya melakukan hal-hal yang sangat saya sukai. Saya juga belajar banyak hal, baik secara akademis maupun sofskill, yang berguna untuk saya menjalankan kehidupan *tsah*. Saya sudah kenyang menghadapi tim yang abal banget (hingga akhirnya hanya saya sendiri yang melakukan pekerjaan itu) , tim yang rajin(hingga ibu dosen yang sebel bgt sama saya bisa terharu melihat hasil kerjaan saya) tim yang nepsong (sampai ditawarin kerjaan sama bapak dosen) tim yang efektif banget (sampai juara satu lho~) tim yang penurut banget (semua hal nunggu instruksi dari saya dulu) dan berbagai jenis tim lainnya. Dari berbagai jenis tim, saya belajar untuk dapat memposisikan diri dalam kelompok tersebut. Ada kalanya saya harus memimpin dan mengarahkan tim, adakalanya saya hanya menjadi penengah agar tim dapat terus terhubung dan adakalanya saya hanya meramaikan kerja dalam satu tim (tapi bukan free-rider lho!).

Bila mengingat-ingat kedangkalan alasan saya dalam memilih konsentrasi, saya tentu tidak menyangka akan ada banyak insight dan pembelajaran dalam kehidupan yang saya jalani saat ini. Oleh karena itu, saya mulai memiliki keyakinan baha there's no such thing as coincidence and everything happens for a reason . I am always trying to learn and understand about anythings that happened in my life. So people, when u stop learning, u r stop living :)

Welkommen 2022 ❤❤

Hi there! its been a while since my last post here and finally it's gonna be my first post this year. How's life treating you so far...